-->
  • Jelajahi

    Copyright © NUSAPEDIA
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Iklan

    Jasa Wik-wik di Taman Seluma Ditangkap Pol PP

    Admin
    09 June 2024, June 09, 2024 WIB Last Updated 2024-06-18T14:07:57Z


    Seluma -
    Masyarakat Kabupaten Seluma merasa sangat resah dengan maraknya praktik prostitusi terselubung di Taman Kuliner Pasar Tais. Laporan masyarakat yang prihatin dengan kondisi tersebut telah ditindaklanjuti oleh petugas Satpol PP Seluma sejak tiga bulan terakhir. 


    Namun, upaya penertiban sering kali menemui hambatan karena pasangan non-muhrim yang terpergoki kerap berdalih hanya ingin makan minum di warung kuliner.


    Pada Sabtu malam (9/6/2024) sekitar pukul 23.40 WIB, laporan masyarakat tersebut terbukti saat Satpol PP Seluma melakukan patroli rutin. Petugas berhasil memergoki seorang pria hidung belang berinisial SA (64) warga Kelurahan Napal Kecamatan Seluma, yang tengah berduaan dengan seorang PSK berinisial YL (29) warga Kecamatan Pondok Kubang, Kabupaten Bengkulu Tengah.


    Kabid Keamanan dan Ketertiban Umum (KKU) Satpol PP Seluma, Herri Juliadi, mengatakan bahwa SA dan YL diduga kuat usai berhubungan badan di sebuah pondok di area perkebunan kelapa sawit. 


    Pasangan ini awalnya berusaha melarikan diri dengan mengendarai sepeda motor matic milik YL, namun upaya tersebut gagal karena dompet YL jatuh ke jalan. Ketika YL turun untuk mengambil dompetnya, SA melarikan diri meninggalkan YL yang akhirnya ditangkap oleh petugas Satpol PP dan dibawa ke Polsek Seluma.


    Di hadapan petugas, YL mengakui bahwa ia baru saja melayani dua orang pria dengan tarif bervariasi antara Rp100 ribu hingga Rp500 ribu per orang. 


    Pengakuan YL mengejutkan petugas karena ia juga mengungkapkan bahwa dirinya tidak sendirian dalam menjalankan praktik tersebut. Mereka datang secara rombongan dari Kota Bengkulu ke Taman Kuliner Pasar Tais untuk mencari pelanggan.


    Setelah dilakukan pembinaan, YL menandatangani surat pernyataan untuk tidak melakukan praktik prostitusi di wilayah Kabupaten Seluma lagi. Ia juga bersedia menerima konsekuensi jika kedapatan mengulangi perbuatannya. YL kemudian dijemput oleh seorang laki-laki yang mengaku sebagai suami sirinya.


    Masyarakat berharap pihak berwenang dapat lebih intensif melakukan pengawasan dan penertiban agar praktik-praktik seperti ini tidak terus berlanjut, demi menjaga keamanan dan ketertiban di Kabupaten Seluma.

    Komentar

    Tampilkan

    Iklan