Bengkulu -
Balai Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) di Bengkulu melaksanakan kegiatan Sosialisasi dan Desk Registrasi dalam rangka Jemput Bola Registrasi Pangan Olahan di salah satu hotel di Kota Bengkulu, 12-13 Juni 2024. 


Kegiatan yang dihadiri puluhan pelaku UMKM pangan olahan di Bengkulu ini pada akhirnya berhasil menerbitkan 28 Nomor Izin Edar (NIE) produk pangan olahan dari 17 pelaku Industri Kecil Menengah (IKM) yang mendaftar. Penyerahan NIE secara simbolis langsung diberikan oleh Penjabat Walikota Bengkulu Arif Gunadi bersama Kepala BPOM di Bengkulu Yogi Abaso Mataram 


Yogi menyampaikan kegiatan ini bertujuan untuk menyosialisasikan dan mendampingi para pelaku usaha dalam mendapatkan NIE bagi produk pangan olahan mereka.


Ia menjelaskan NIE BPOM penting untuk dimiliki produk-produk UMKM yang beredar di pasaran. Dengan memiliki NIE produk pangan olahan yang dijual akan memiliki daya saing yang lebih tinggi, karena telah terbukti keamanannya. 


Jemput bola yang dilaksanakan secara periodik oleh Direktorat Registrasi Pangan Olahan badan POM itu sebagai salah satu wujud percepatan pelayanan publik dan dukungan terhadap sektor UMKM untuk bangkit menuju perekonomian yang lebih baik.


Sementara itu Arif menyampaikan terima kasih kepada BPOM atas terselenggaranya acara ini dan atas bantuannya dalam memfasilitasi IKM Kota Bengkulu untuk mendapatkan izin edar. Menurutnya banyak UMKM di Kota Bengkulu yang memproduksi bahan pangan olahan, namun belum memiliki izin edar. 


"Dengan adanya NIE ini, masyarakat dan wisatawan tidak perlu ragu lagi untuk mengonsumsi jajanan atau produk pangan olahan dari Kota Bengkulu karena sudah terjamin aman untuk dikonsumsi," pungkasnya. 

Post A Comment: