Bengkulu -
Balai Karantina Hewan, Ikan, dan Tumbuhan Bengkulu menyebutkan bahwa Bengkulu memiliki potensi ekspor Cicak kering. Sebab Cicak mudah ditemukan baik di rumah-rumah penduduk maupun di pohon.


Balai Karantina Hewan, Ikan, dan Tumbuhan Bengkulu, Aris Hadiyono SP mengatakan, selama ini beberapa daerah di Sumatera menjadi pengekspor Cicak kering ke Tiongkok dan Hongkong. Provinsi di Sumatera yang telah mengekspor Cicak kering tersebut di antaranya Sumatera Barat dan Sumatera Utara.


"Kita harapkan Bengkulu juga bisa ada pelaku ekspor Cicak kering, karena potensinya cukup besar," kata Aris, Senin 10 Juni 2024.


Ia mengaku, cicak kering yang dikirim ke Tiongkok dan Hongkong digunakan sebagai bahan dasar obat-obatan. Beberapa penyakit yang dinilai bisa diobati dengan ramuan berbahan dasar Cicak kering seperti batuk, asma, penyakit kulit, wasir, dan gangguan pencernaan.


"Jadi oleh importir di Tiongkok dan Hongkong Cicak kering digunakan sebagai bahan dasar obat-obatan untuk batuk, asma dan sebagainya," kata Aris.


Melihat manfaat yang begitu besar, importir cicak kering dari Tiongkok dan Hongkong rutin memesan cicak kering dari Indonesia. Bahkan belum lama ini salah satu Provinsi di Sumatera yakni Sumatera Barat berhasil mengekspor Cicak kering ke Hongkong mencapai ratusan kilogram.


"Ini bisnis yang cukup menjanjikan, karena permintaan Cicak kering dari luar negeri tidak pernah turun," ujarnya.


Ia mengaku, bisnis Cicak kering ini memang menjanjikan. Di mana setiap eksportir mampu menghasilkan pendapatan sebesar Rp 220 ribu per kilogram.


"Kalau mengacu pada harganya yang berkisar Rp 220 ribu per Kg, ini tentu sangat menjanjikan," katanya.


Lebih lagi, menurutnya, ketersediaan Cicak di Bengkulu masih cukup banyak. Bahkan masyarakat selama ini menganggap hewan ini tidak memberikan manfaat sama sekali.


"Kalau bisnis ini ditekuni masyarakat, saya pikir nanti akan ada yang membudidayakan Cicak jenis tertentu. Jadi potensi untuk mendongkrak kinerja ekspor Cicak itu cukup besar," tutupnya.

Post A Comment: