Bengkulu - Hari ini diperingati sebagai Hari Jamu Nasional, sebuah perayaan untuk menghormati dan mengenalkan kembali ramuan tradisional khas Indonesia yang terbuat dari bahan tumbuhan atau tanaman herbal. 


Jamu, yang telah digunakan secara turun-temurun untuk mengatasi berbagai gangguan kesehatan, menawarkan manfaat luar biasa seperti menambah nafsu makan, menghilangkan pegal linu, mengontrol berat badan, hingga meningkatkan stamina atau energi.


Berikut adalah beberapa jenis jamu khas Indonesia yang terkenal dan memiliki banyak manfaat:


1. Beras Kencur


Beras Kencur adalah campuran dari ekstrak kencur, beras, jahe, dan asam jawa, yang memiliki rasa manis dan segar. Ramuan ini tinggi antioksidan yang dapat melindungi sel tubuh dari kerusakan akibat radikal bebas. 


Bahan-bahan:

- 3 rimpang kencur

- 1 rimpang jahe

- 100 gram beras putih

- 1 sendok makan air asam jawa

- 5 sentimeter kunyit

- Gula pasir

- Gula jawa

- 3 gelas air


Cara Membuat:

1. Bersihkan seluruh bahan terlebih dulu.

2. Panaskan air, kemudian masukkan kencur, jahe, kunyit, air asam, gula pasir, dan gula jawa. Rebus hingga mendidih dan saring air rebusan.

3. Masukkan beras yang sudah direndam dan dihaluskan ke dalam air rebusan.

4. Aduk secara merata dan tunggu hingga pati kencur serta beras mengendap di bagian bawah wadah.

5. Matikan kompor dan beras kencur siap untuk diminum.


2. Kunyit Asam


Kunyit Asam terbuat dari kunyit, asam jawa, gula merah, dan temulawak. Warna kuning pada kunyit asam berasal dari senyawa kurkumin, yang mengandung antioksidan, antiinflamasi, dan antikanker.


Bahan-bahan:

- 1 ons kunyit

- 1 ons gula aren

- 1/2 sendok teh garam

- 1 bungkus kecil asam jawa

- 600 mililiter air


Cara Membuat:

1. Blender kunyit sampai agak halus.

2. Campurkan kunyit ke dalam 600 mililiter air yang sudah direbus. Setelah mendidih, masukkan gula merah, asam jawa, dan garam.

3. Setelah semua bahan tercampur, tunggu hingga mendidih dan kunyit asam siap untuk diminum.


3. Brotowali


Brotowali dikenal dengan istilah ‘pahitan’ dan terbuat dari daun sambiloto. Jamu ini bermanfaat untuk mengatasi pegal-pegal, meredakan gatal-gatal, menambah nafsu makan, mencegah diabetes, serta menghilangkan jerawat dan bruntusan di wajah.


Bahan-bahan:

- 1/4 kilogram sambiloto

- 1 batang brotowali

- 1 genggam akar alang-alang

- 1 genggam ceplik sari

- 3 liter air


Cara Membuat:

1. Cuci bersih semua bahan.

2. Masukkan semua bahan ke dalam panci berisi air.

3. Rebus hingga mendidih, kemudian saring dan dinginkan.

4. Jamu brotowali siap untuk diminum.


4. Kunci Sirih


Kunci Sirih terbuat dari rimpang kunci dan daun sirih. Jamu ini bermanfaat untuk mengatasi keputihan, merapatkan bagian kewanitaan, memperkuat gigi, dan menghilangkan bau badan.


Bahan-bahan:

- 1 liter air

- 25 gram asam jawa

- 1/4 ons gula merah

- 1 rimpang kunyit

- 1 ruas kayu manis

- 1 buah jeruk nipis

- 2 batang serai

- 4 ruas temu kunci

- 5 ruas jahe

- 5 ruas kencur

- 5 biji kapulaga

- Segenggam daun luntas

- Segenggam daun sirih


Cara Membuat:

1. Haluskan semua bahan menggunakan blender atau ditumbuk, kecuali asam jawa, gula merah, kayu manis, dan jeruk nipis.

2. Saring hingga mendapatkan sarinya.

3. Rebus hasil perasan dan tambahkan air serta semua bumbu yang tidak dihaluskan.

4. Tunggu hingga mendidih, kemudian beri perasan air jeruk nipis. Setelah mendidih, kecilkan api dan diamkan selama 15 menit.

5. Angkat dan dinginkan. Kunci sirih siap diminum.


Hari Jamu Nasional adalah momen yang tepat untuk mengenali dan memanfaatkan kembali kekayaan tradisi Indonesia yang menyehatkan ini. Mari kita lestarikan dan nikmati manfaat dari berbagai jenis jamu yang telah menjadi bagian dari budaya dan kesehatan masyarakat Indonesia.

Post A Comment: