Artikel - Di penghujung kitab Kifayatul Atqiya' wa Minhajul Ashfiya', Sayyid Abu Bakar Syatha menuturkan sebuah nasihat tentang kemuliaan, keutamaan dan keistimewaan membaca shalawat. 

Beliau mengatakan: Wahai saudaraku, perbanyaklah membaca shalawat kepada Nabi Muhammad Saw yang mulia. Karena sesungguhnya shalawat yang kita baca kepada Nabi Muhammad Saw dapat menghapus dosa besar, memberi petunjuk kepada jalan yang lurus, menyelamatkan kita dari siksa neraka dan mengantarkan kita mendapatkan kenikmatan surga yang abadi.


Kemudian Sayyid Abu Bakar Syatha menayangkan sepuluh kemuliaan yang akan diperoleh oleh orang yang rajin membaca shalawat:


1. Mendapat shalawat dari Allah, yakni Allah akan selalu mencurahkan rahmat dan kasih sayang-Nya kepada kita.


2. Mendapat syafaat Nabi Muhammad Saw di akhirat kelak.


3. Dengan membaca shalawat, kita sudah mengikuti jejak para malaikat abror, kita berada dalam barisan para malaikat kebajikan. Sebab para malaikat abror selalu bershalawat kepada Nabi Muhammad Saw.


4. Menjadi pembeda antara kita dengan orang munafik dan kafir.


5. Shalawat akan menghapus kesalahan dan dosa² kita.


6. Dikabulkan hajat dan kebutuhan² kita.


7. Shalawat dapat memberi pencerahan aspek lahir dan batin kita.


8. Shalawat akan menyelamatkan kita dari azab api neraka.


9. Shalawat akan mengantarkan kita masuk kedalam surga, rumah keabadian.


10. Di akhirat kelak, kita akan mendapatkan ucapan selamat dari Allah Yang Maha Agung lagi Maha Perkasa.


Lalu Sayyid Abu Bakar Syatha memungkasi nasihatnya dengan mengatakan bahwa mencari seorang Mursyid (guru spiritual dalam jalan Ruhani/ thoriqoh) yang sempurna di akhir zaman laksana mencari belerang merah yakni sesuatu yang langka dan sulit sekali.


Tapi dengan Istikomah banyak membaca shalawat, maka keberkahan shalawat itu akan menjadi Mursyid maknawi bagi kita. Keberkahan shalawat yang Istikomah kita baca akan menjadi pembimbing spiritual yang menyelamatkan kehidupan kita di dunia dan akhirat kelak.


Karena itu, mari kita rajin² membaca shalawat kepada Nabi Muhammad Saw. Kalau bisa kita Istikomah membaca shalawat sebanyak 100 kali setiap selesai sholat wajib lima waktu. Membaca shalawat singkat sebanyak 100 kali itu tidak lama, cuma sekitar 3 menit sudah cukup. Jadi dalam sehari semalam kita bisa membaca shalawat minimal 500 kali.


Kalau kita bisa Istikomah melakukan hal ini, insya Allah shalawat yang kita baca akan memberi keberkahan pada setiap nafas kehidupan kita, sehingga kita selamat dan bahagia dalam menjalani kehidupan dunia dan akhirat... Aamiin.

***

Dr.Zaprulkhan, M.S.I, Dosen Lektor Kepala IAIN SAS Bangka Belitung

Post A Comment: