-->
  • Jelajahi

    Copyright © NUSAPEDIA
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Iklan

    Istri Kabur dengan Mantan Kades Usia Resepsi Nikah Berakhir Damai

    Admin
    11 January 2023, January 11, 2023 WIB Last Updated 2024-06-18T14:07:58Z


    BENGKULU - Kisah apes pengantin baru Feri Yadi seorang petani 35 tahun asal Desa Simpang Kota Bingin Kepahiang, yang ditinggal kabur sang istri dengan mantan kepala desa sesaat setelah resepsi pernikahan dan dilaporkan ke polisi akhirnya berujung damai.


    Sekadar turut berempati, apa yang dialami Feri Yadi, warga Kepahiang Bengkulu memang tidak biasa. Bayangkan, istri yang baru saja dinikahinya kabur. Lalu bagaimana awal kronologi kaburnya pengantin wanita hingga berujung damai ini?


    Kejadian berawal pada Sabtu 24 Desember 2022 lalu, yang merupakan hari pernikahan pasangan berbahagia ini. Namun hati Feri Yadi malah dibuat pedih, sebab istri yang dicintainya diduga kabur dengan pria idaman lain (PIL) tepat hari pelaksanaan resepsi pernikahan. Pasangan pengantin baru tersebut belum sempat menikmati malam pertama. 


    Feri Yadi menuturkan, kejadian bermula sesaat setelah melaksanakan resepsi pernikahan. Dia bersama istri mendatangi sanak saudara di Kecamatan Merigi untuk pamit dan bermaaf-maafan pasca gelar pesta pernikahan.


    Namun, saat akan pulang, sang istri pamit untuk membeli bedak di sebuah warung seberang jalan, sembari meminta sang suami mengambil payung


    Nahas saat kembali, sang istri sudah tak ada lagi. Berdasarkan saksi yang melihat, bahwa sang istri sudah dijemput seseorang menggunakan mobil. Info terbaru, sang istri itu, kabur bersama oknum mantan kepala desa.


    Sosok Istri Kabur di Kepahiang Ternyata Warga Kecamatan Pagar Jati Bengkulu Tengah


    Sosok istri yang kabur di Kepahiang IK, ternyata warga Kecamatan Pagar Jati Bengkulu Tengah. Kepala desa tempat sosok wanita ini tinggal, Edy Aprianto mengakui jika IK adalah warganya. Hanya saja diakui Edy jika IK kurang dikenal warga desanya. Alasannya karena selama ini IK tidak selalu berada di desa.


    "Kami kurang mengenal baik dengan sosok IK, bahkan setelah viralnya berita ini keberadaan IK tidak diketahui," ujar Edy singkat.


    Pernikahan IK dan Feri Yadi ini menjadi heboh setelah IK disebut kabur dengan pria lain inisial IS. Belakangan IS mengaku telah menikah dengan IK.


    Sementara sang pria IS diketahui mantan Kades di Kabupaten Bengkulu Utara. IS telah berusia sekitar 55 tahun. Keterangan Camat Marga Sakti Seblat, Danang, ketika menjadi Kades, IS juga ditunjuk menjadi Ketua Forum Kades di Kecamatan Marga Sakti Seblat.


    Selama ini IS diketahui sudah memiliki anak dan istri. Karenanya ketika oknum mantan Kades tersebut ada dalam kasus istri kabur ini, banyak orang terperangah.


    Apalagi IS mengaku sudah menikah dengan IK dan sekarang IK yang masih berusia muda itu sedang mengandung anak mereka.


    Jika pengakuan IS ini benar, bisa jadi pernikahan tersebut pernikahan siri. Itu artinya, oknum mantan Kades ini punya dua istri.


    "Iya, setahu saya istrinya ada. Anaknya juga ada. Tapi saya tidak tahu berapa anaknya," ujar Camat Marga Sakti Seblat, Danang.


    Danang juga mengatakan jika mantan Kades IS adalah pribadi yang kurang terbuka. Danang sering bertemu hanya ketika ada acara saja.


    "Hanya Kades (mantan Kades IS) itu lah yang saya belum pernah bertandang ke rumahnya. Hanya ketemu waktu di acara saja," tambah Danang.


    Oknum Mantan Kades Siap Datang Jika Dipanggil Polisi


    Oknum mantan Kades itu kemudian mengaku jika sang wanita adalah istri sahnya. Jika pengakuan mantan Kades tersebut benar, berarti sebelum menikah dengan Feri Yadi warga Kepahiang, sosok wanita itu sudah pernah menikah dan masih berstatus istri sah dari mantan Kades tersebut.


    Karena peristiwa ini, keluarga Feri Yadi sempat mengerebek sang wanita dan oknum mantan Kades tersebut di wilayah Kecamatan Pondok Kubang Bengkulu Tengah.


    Kisah Pahit Feri Yadi. Kenalan dari Fb, Kerja Keras Untuk Mahar Pernikahan


    Entah bagaimana perasanaan Feri Yadi warga Kabupaten Kepahiang saat itu. Dirinya ditinggal istri yang baru dalam hitungan hari dinikahinya. Tragisnya, istri pergi tanpa pamit, alias kabur.


    Cerita Feri, dia berkenalan dengan istrinya itu melalui facebook. Kemudian keduanya berlanjut sering chating.


    Keduanya pun lantas sepakat menikah. Feri Yadi semakin bergairah mempersiapkan pernikahannya. 


    Dia bekerja keras untuk membayar mahar, seperti permintaan sang wanita.


    "Kami berkenalan melalui Facebook dan kami sepakat untuk menikah. Memang kami serius berhubungan sehingga saya tidak pernah menyangka akan terjadi hal seperti ini," tutur Feri Yadi, selasa (3/1). 


    Dalam obrolan, sang wanita meminta uang, perhiasan hingga kambing. Permintaan itu disanggupi Feri Yadi. Walaupun dia harus banting tulang mencari uang.


    "Dari awal tidak ada hal yang janggal dari sang istri hingga pelaksanaan ijab qabul di rumah sang istri di Bengkulu Tengah. Akhirnya tanggal 29 Desember lalu saat melaksanakan resepsi di Kepahiang, dia kabur tanpa meninggalkan alasan," kata Feri Yadi.


    Karena kejadian ini, Feri mengaku hatinya hancur. Keluarganya pun ikut menanggung malu. Itu lah alasan Feri membawa masalahnya ini ke pihak kepolisian.


    Akhirnya Berdamai, tapi Pengantin Pria Minta Ini


    Setelah viral beberapa waktu lalu, peristiwa istri kabur sesaat setelah resepsi pernikahan dan dilaporkan ke polisi akhirnya berujung damai.


    Feri Yadi suami yang ditinggal sang istri kabur bersama mantan kades di Bengkulu utara akhirnya sepakat untuk menyelesaikan permasalahan secara damai.


    Hal ini disampaikan oleh Kepala Desa Simpang Kota Bingin, Supriyadi yang membenarkan bahwa saat ini pihak Feri Yadi sebagai korban dan sang istri Ike Tusmiati serta mantan kades atas nama Idrus Salam sepakat menyelesaikan permasalahan tersebut secara kekeluargaan.


    "Keduanya sudah rembuk keluarga dan disepakati berdamai disaksikan oleh pemerintah desa dan tokoh masyarakat," sampai Supriadi saat dihubungi via ponselnya, Rabu (11/1).


    Dalam kesepakatan yang dijalin antara kedua bela pihak, Feri Yadi selaku korban bersedia untuk tidak lagi memperpanjang permasalahan ini dan bersedia memaafkan sang istri Ike Tusmiati serta mantan kades yang membawa istrinya tersebut.


    "Namun pihak sang istri dan mantan kades diwajibkan untuk mengembalikan kerugian selama proses pernikahan, dan itu merupakan kesepakatan internal keluarga," lanjutnya.


    Sedangkan untuk status pernikahannya sendiri, pihak Feri Yadi memang sudah tak menginginkan sang istri kembali karena alasan harga diri dan sudah menjadi aib bagi keluarganya.


    "Mungkin nanti ada proses lain karena mereka menikah secara resmi dan harus ada proses di pengadilan agama," jelasnya.


    Sementara itu Kapolsek Ujan Mas, Iptu Trisaldi Siregar membenarkan bahwa proses ini sudah dihentikan penanganannya karena kedua belah pihak pun sudah sepakat berdamai serta laporan polisinya pun sudah dicabut.


    "Sudah kemarin, dan prosesnya sudah dihentikan karena kedua belah pihak sudah sepakat damai," kata Kapolsek.

    Komentar

    Tampilkan

    Iklan