Seluma — Curah hujan yang terjadi pada Rabu (7/12) sore mengguyuri Kabupaten Seluma. Mengakibatkan musibah bencana banjir yang terjadi di Desa Dusun Tengah dan Desa Napal Jungur, Kecamatan Lubuk Sandi. Musibah bencana banjir yang disebabkan luapan air sungai Arang Sapat, Baru Pelupatan dan aliran siring sawah merendam puluhan rumah warga Desa Dusun Tengah. Serta menghanyutkan satu unit sepeda motor milik warga setempat.

Menurut keterangan Kepala Desa Dusun Tengah, Hijrah, SPd saat dikonfirmasi Radar Seluma mengatakan, musibah bencana banjir tersebut terjadi sekitar pukul 16.00 wib hingga 17.30 wib pada saat kondisi hujan yang mengakibatkan air meluap. Hingga mengakibatkan banjir bandang hingga merendam rumah penduduk.

"Tadi sore sekitar pukul 16.00 wib hingga 17.30 wib. Banjir bandang akibat luapan air merendam pemukiman warga," kata Hijrah.

Dari data sementara, setidaknya ada sebanyak kurang lebih 50 rumah warga yang terendam akan musibah bencana banjir bandang. Serta satu unit sepeda motor milik warga yang ikut terseret air.

"Sekitar 50 rumah yang terendam dan 1 motor hanyut. Sampai saat ini belum ketemu dan masih dalam pencarian," ujarnya.

Sementara itu, menurut keterangan Ketua Pokdarwis Napal Jungur, M Yudhiansyah mengatakan, tak hanya merendam akses jalan, banjir juga merendam puluhan pemukiman penduduk setempat. Akses jalan yang sebelumnya longsor pun ikut terancam terjadi longsor susulan, akibat derasnya debit air hujan.

"Luapan air sungai sudah meredam Desa Dusun Tengah dan Napal Jungur bang. Air sudah merangkak naik setinggi lutut orang dewasa dan masuk ke pemukiman bahkan sudah merusak rumah warga Dusun tengah," singkatnya.

Untuk saat ini kondisi air sudah mulai surut. Hanya saja warga setempat masih melakukan pembersihan disekitar lokasi rumah penduduk.

Post A Comment: