Bengkulu - Pemerintah Provinsi Bengkulu memproyeksikan puluhan pelaku usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) di daerah mendapatkan pendanaan dari investor. 


Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Provinsi Bengkulu Karmawanto mengatakan pihaknya bekerjasama dengan HIPMI mengoptimalkan peran UMKM dalam pertumbuhan investasi di daerah.


"Jika sebelumnya investasi hanya dilakukan satu arah oleh investor, kedepan kami gagas keterlibatan pelaku UMKM di daerah," kata dia, Sabtu (5/11).


Pemerintah pusat ttanggung-tanggung dalam program kemitraan ini. Setidaknya terdapat 70 perusahaan bakal diajukan dalam kerjasama kemitraan dengan pelaku UMKM.


"Saat ini sudah mulai kami lakukan penjajakan. Bagaimana konsepnya nanti, akan kami coba kemitraan dari para investor dan pemodal asing untuk memberikan permodalan bagi UMKM," sampainya.


Dengan rencana itu, Pemerintah optimis langkah ini dapat menyerap perputaran uang hingga Rp5 triliun. 


Selain itu, ada banyak potensi lokal yang dapat digarap bersama-sama antara keduanya misalnya yakni pengelolaan kerajinan lidi sawit, pemanfaatan arang cangkang menjadi briket hingga pengembangan kopi Bengkulu.


"Semuanya sudah dikomunikasikan. Adanya dukungan pemerintah daerah, tentu kami HIPMI akan terus mendorong agar nantinya UMKM berimplikasi pada kegiatan ekspor," demikian Karmawanto.

Post A Comment: